Rabu, 18 Maret 2009

PENGENALAN ORDO DAN BEBERAPA FAMILI SERTA ANGGOTA SPESIESNYA Pengantar Perlindungan Tanaman

PENGENALAN ORDO DAN
BEBERAPA FAMILI SERTA
ANGGOTA SPESIESNYA
Pengantar Perlindungan Tanaman

ORDO ORTHOPTERA
Ciri-ciri :
Sayap depan agak keras dan lurus yang disebut tegmen; sayap
belakang berbentuk seperti selaput (membran)
Alat mulut menggigit mengunyah dengan posisi hypognatus
Tipe metamorfosis paurometabola (telur nimfa
imago)
Fitofag (pemakan tumbuhan): belalang, jangkrik, orong-orong
Contoh: Belalang Pemakan Daun
(orthos = lurus, pteron = sayap; serangga bersayap lurus)
Beberapa contoh hama penting dari ordo Orthoptera
1.
Valanga
nigricornis(Burm.) Famili Acrididae
Disebut juga sebagai belalang kayu atau belalang jati. Belalang ini
bersifat polifag
2.
Patanga
succinta(Linn.) Famili Acrididae
Hama pada tanaman padi dan rumput-rumputan
3.
Sexava
nubila, Famili Tettigoniidae (disebut sebagai belalang
pedang)
Hama penting tanaman kelapa di Sangihe-Talaud dan Ternate
Ovipositornya berbentuk seperti pedang
4.
Gryllotalpa
africana, Famili Gryllotalpidae
Orong-orong atau anjing tanah, hama pada perakaran di tanah
Tungkai depan bertipe fosorial
5.
Locusta
migratoria, Famili Acrididae
• 1877 di Halmahera 3 tahun (di Cina dan Malaysia)
• 1914-1915 di Halmahera Utara
Disebut juga sebagai belalang kembara, memiliki 2 fase:
a) fase soliter (tidak menjadi hama) warna hijau
b) fase gregarius (menjadi hama) warna kecoklatan
• 1952
• 1959 menyerang rumput-rumputan
• 1972 padi
• 1976 jagung
• 1980 cuaca kering diselingi beberapa kali hujan (fase
transien menjadi fase gregarius)
• 1988 Ubi kayu
• 1990/1991 Ubi jalar, kacang tanah, kedelai, kacang
panjang
Fase soliter Fase transien Fase gregarius
Pengendalian terbaik dilakukan dengan cara menekan populasi pada
saat fase transien (dalam bentuk tahapan nimfa yang merupakan
stadia lemah).
ORDO ISOPTERA
Ciri-ciri :
Serangga dewasa yang bersayap (kasta reproduktif) memiliki 2
pasang sayap dengan bentuk dan ukuran yang sama
Antena bertipe
moniliform(seperti manik-manik)
Alat mulut menggigit-mengunyah, metamorfosis
paurometabola
Contoh : Famili Termitidae
Gejala akibat Rayap
(iso = sama, ptera = sayap; serangga bersayap sama)
rayap tanah yang sangat umum dijumpai
di Indonesia, sering merusak stek tebu
Macrotermes
gilvus,
Telur Nimfa (kasta reproduktif
suplementer, kasta pekerja, kasta prajurit)
nimfa reproduktif kasta
reproduktif primer (melepas sayap) raja
dan ratu
SIKLUS HIDUP RAYAP
ORDO THYSANOPTERA
(Thysanos = rumbai; serangga mempunyai sayap berumbai)
Ciri-ciri :
􀂙 Ukuran tubuh kecil (beberapa mm), pipih (flat), dan umumnya
berwarna hitam, sayap mempunyai rumbai
􀂙 Alat mulut meraut-menghisap
biasanya trips hidup di celah-celah sempit seperti dalam lipatanlipatan
kuncup atau mahkota bunga
􀂙 Gejala kerusakan
LANGSUNG: daun berbercak keperakan, kemudian menjadi coklat
dan akhirnya gugur
TIDAK LANGSUNG: dapat menjadi vektor virus pada tanaman
begonia, krisan (gejala daun mengeriting)
􀂙 Metamorfosis peralihan antara paurometabola dan holometabola
2 instar pertama, mirip serangga dewasa namun tidak bersayap
2-3 instar berikutnya memiliki bakal sayap pendek, tidak aktif
disebut prapupa; instar pra dewasa terakhir disebut pupa
Contoh : Subordo Terebrantia
Subordo Tubulifera
ORDO HEMIPTERA
Ciri-ciri :
o Sayap depan setengah lunak, setengah keras (sayap hemilitron)
o Alat mulut menusuk-menghisap (haustelata)
o Metamorfosis: Paurometabola
Beberapa hama penting ordo Hemiptera :
1. Famili Pentatomidae

Nezara
viridula(kepik hijau) menyerang tanaman kedelai dan
kacang-kacangan

Scotinophara
vermicula[kepinding tanah (kepik berwarna
hitam)] menyerang padi
(hemi = setengah; serangga bersayap depan dengan dua
bentuk berbeda)
2. Famili Alydidae
a)
Leptocorisa
oratorius(walang sangit) menyerang bulir padi dan
berbagai rumput gulma
b)
Riptortus
linearis(kepik polong) menyerang kedelai, kacang
hijau, kacang panjang
3. Famili Miridae
a)
Helopelthis
antoniimenyerang kakao (daun dan buah), teh, kina
Beberapa famili yang menjadi predator :
Famili Belostomatidae
Famili Reduviidae
Leptocorisa
oratorius
Coreidae
Pentatomidae
Miridae
ORDO HOMOPTERA
Ciri-ciri :
Alat mulut menusuk menghisap
Sayap depan menebal atau seperti selaput, sayap belakang seperti
selaput. Pada waktu istirahat letak sayap dalam posisi seperti atap
rumah di atas tubuhnya
Antena pendek, seperti benang atau rambut kaku, namun pada
beberapa famili antena relatif panjang
Metamorfosis: Paurometabola
Banyak spesies, yang selain menjadi hama, juga menjadi vektor virus
Banyak spesies yang menghasilkan embun madu (limbah pencernaan)
(homo = sama; serangga bersayap sama)
1. Golongan Auchenorrhyncha (wereng)
Famili : Flatidae, Delphacidae, Jassidae, Membracidae
Contoh hama kelompok ini :
a.
Nilaparvata
lugens(famili Delphacidae) = Wereng batang
cokelat.
Habitat pada pangkal batang padi, pola perkembangbiakan,
biotipe, siklus hidup 3-4 minggu.
Siklus hidup wereng cokelat
Telur ( bentuk seperti sisir pisang pada jaringan batang yang
masih muda; 7-10 hari)
Nimfa 8-17 hari (antena seperti rambut; nimfa dialami selama
beberapa instar)
Imago ( lama hidup 18-28 hari, bersayap disebut
macroptera,
bersayap pendek disebut
brachyptera)
Homoptera terbagi menjadi 2 (dua) golongan :
b.
Sogatela
furcifera(famili Delphacidae) = Wereng punggung putih
Bentuk seperti wereng coklat, bukan hama penting
c.
Nephotettixspp. (famili Jassidae) = Wereng hijau
Kerusakan langsung relatif tidak berarti, vektor virus Tungro
d.
Recilia
dorsalis(famili Jassidae) = Wereng loreng/zig-zag
leafhopper
Bukan hama penting saat ini
Famili : Psyllidae, Aleyrodidae, Aphididae, Diaspididae,
Pseudococcidae, Coccidae
Contoh hama dari kelompok ini :
a)
Diaphorina
citri(famili Psyllidae); hama kutu loncat pada jeruk
dan anggota famili Rutaceae lainnya; sebagai vektor virus CVPD
pada jeruk
b)
Heteropsylla
cubana(famili Psyllidae); nama umum: kutu loncat
lamtoro
c)
Bemisia
tabaci(famili Aleyrodidae); kutu kebul sebagai vektor
virus pada tanaman kedelai
2. Golongan Sternorrhyncha (kutu tanaman)
d)
Aleurodicus
destructor(famili Aleyrodidae); kutu kapuk pada
kelapa
e)
Aleurodicus
dispersus= polifag, kutu kapuk pada jambu biji, dll
f)
Aphis gossypii(famili Aphididae); kutu daun, vektor virus pada
kacang-kacangan
g)
Aphis cracivora(famili Aphididae); kutu daun, vektor virus pada
kacang-kacangan
h)
Coccus
viridis(famili Coccidae); kutu tempurung pada kopi,
cengkeh jeruk
Imago tidak berpindah tempat sehingga tungkainya tidak ada
i)
Planococcus
lilacinus(famili Pseudococcidae); daun tanaman
kelapa
j)
Aspidiotus
destructor(famili Diaspididae); hama daun tanaman
kelapa
k)
Lapidosaphes
beckii(famili Diaspididae); kutu perisai, hama pada
jeruk
Imago tidak berpindah tempat sehingga tungkainya tidak ada

ORDO LEPIDOPTERA
Ciri-ciri :
Sayap depan dan seluruh tubuhnya bersisik, sisik inilah yang memberi
warna pada sayap
Serangga dewasa tidak menjadi hama, yang menjadi hama adalah
larvanya
Larva berbentuk ulat (tipe eruciform) mempunyai tungkai palsu
( false leg) sebanyak 5 pasang di abdomen
Tungkai sejati terdapat pada toraks
Metamorfosis Holometabola
Tungkai palsu
(Lepidos = sisik)
Sifat hidup larva
􀂃 Pemakan daun, bunga, buah
􀂃 Penggerek batang dan buah
􀂃 Pemakan akar dan buah
􀂃 Predator pada berbagai jenis kutu tanaman (Eublema)
Lepidoptera terbagi menjadi 3 (tiga) golongan :
1. Golongan Kupu-kupu (butterfly), aktif siang hari (Diurnal)
2. Golongan
Skipper, aktif petang hari (Krepuskular)
3. Golongan Ngengat ( moth), aktif malam hari (Nokturnal)
Contoh hama penting dari Ordo Lepidoptera :
1) Famili Sphingidae
2) Famili Psychidae; menyerang daun jambu air
membentuk kantung ditutupi oleh permukaan daun, gejala kerusakan
daun berlubang
3) Famili Limacodidae; berwarna hijau, terdapat pada daun kelapa.
Tungkai memiliki banyak rambut
4) Famili Papilionidae; berwarna hijau, terdapat pada kuncup daun jeruk.
Sayap Imago memiliki papil
5) Famili Hesperiidae; Ulat penggulung daun pisang
6) Famili Pyralidae; hama pada tanaman padi
7) Famili Noctuidae
Famili Papilionidae
ORDO COLEOPTERA
(Coleos = seludang)
Ciri-ciri :
Sayap depan berbentuk seperti seludang, keras dan tebal disebut
elitron
Alat mulut menggigit mengunyah dimiliki oleh larva dan imago; Larva
dan imago keduanya menjadi hama atau predator
Hama : pemakan daun, bunga dan buah; penggerek batang; pemakan
akar
Predator : memangsa berbagai jenis serangga lain yang berukuran lebih
kecil, terutama kutu tanaman
Metamorfosis holometabola
3. Scarabaeidae, Dynastinae (kumbang badak); hama pada tanaman
kelapa
4. Chrysomelidae; hama tanaman Cucurbitaceae, Solanaceae, dll
5. Curcullionidae (kumbang moncong); hama pada tanaman kelapa
1. Coccinellidae (kumbang kubah)
2. Cerambycidae; memiliki antena panjang sebagai hama
penggerek kayu
Famili yang menjadi hama :
Cerambycidae Chrysomelidae
Curcullionidae Scarabaeidae
ORDO DIPTERA
(Di = dua; Serangga bersayap dua)
Ciri-ciri :
- Sayap 1 pasang, sayap belakang berubah menjadi halter
- Metamorfosis holometabola
- Larvanya ada yang menjadi hama, predator, parasit
Hama : penggerak batang, pembentuk puru dan penggerek daun
Predator: memangsa kutu-kutu tanaman terutama famili Aphididae
(kutu daun)
- Imago menghisap cairan pada tanaman yang membusuk
Terdiri dari 2 (dua) subordo
(berdasarkan morfologi)
1) Subordo Nematocera; Nyamuk [antena panjang]
2) Subordo Cyclorrapha; Lalat [antena pendek]
3) Subordo Brachycera
Culicidae
Tephritidae
Calliphoridae
ORDO DERMAPTERA
(Derma=kulit; ptera=sayap)
Ciri-ciri :
Alat mulut menggigit-mengunyah
Metamorfosis paurometabola
Tubuhnya memiliki sepasang forceps
Menjadi predator pada ulat bunga kelapa, ada yang
saprofag atau fitofag
Forceps
Predator : yang hidup pada pohon kelapa dapat memangsa ulat
bunga kelapa; terdapat penjepit (forceps) pada bagian ujung
tubuh; tubuh pipih, ramping, berwarna coklat atau hitam
Saprofag : hidup pada serasah daun dan humus
Fitofag : hanya sebagian kecil, dapat merusak mahkota bunga
krisan, dahlia
ORDO HYMENOPTERA
(Hymen = selaput; Serangga bersayap selaput)
Ciri-ciri :
Sayap seperti selaput tipis
Metamorfosis : Holometabola
Bersifat sebagai hama (sebagian kecil), parasit, dan predator
serta penyerbuk
Hama : Kerawai daun ( leafcutter bees)
Parasit : Larva memarasit berbagai jenis serangga dari ordo
Homoptera, Coleoptera, Diptera dan Hymenoptera
Predator : memangsa berbagai jenis serangga
Penyerbuk : jenis lebah, tetapi imago parasit pun dapat
berperan sebagai penyerbuk
Lebah sebagai hama
Lebah sebagai parasitoid
TUNGAU (Filum Arthropoda; Subfilum Chelicerata;
Kelas Acarina)
Tarsonematidae
• Polyphagotarsonemus
latus
Polifag : tomat, cabai, karet, teh
Teh : di permukaan bawah daun, pucuk
Gejala : tunas menjadi panjang, klorosis, daun mengering
Karet : daun muda gugur, daun tua pertumbuhan asimetri
Philipina greenhouse (tomat, kentang, tembakau)
Tetranychidae
• Tetranychus
cinnabarinus(tungau merah)
Kapas, polong-polongan, jeruk, tanaman hias, gulma, singkong

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar